Bumi, Alam Semesta dan Keajaiban Tuhan

Posted on May 5, 2012. Filed under: General | Tags: , |

Kebesaran Tuhan tidak perlu diragukan lagi. Termasuk bagaimana Tuhan memperlihatkan kebesaran-Nya dalam mencipta bumi dan alam semesta. Bagaimana Tangan yang Tak Terlihat itu membangun system yang sungguh luar biasa.

Keajaiban Bumi

Bumi, sudah kita kenal sebagai tempat kita tinggal. Bumi merupakan bagian dari tata surya, dalam urutannya merupakan planet ketiga dari delapan planet besar di tata surya. (Pluto, planet ke sembilan, sudah dikeluarkan dari deretan planet tata surya).

Lalu apakah keajaiban bumi? Pertama, adalah letak dan penempatan.

Perlu diketahui, Bumi terletak pada jarak yang sangat tepat. Meleset sedikit ukuran, kehidupan di Bumi tidak pernah ada. Penempatan ini dimaksudkan dengan jarak antara Bumi dan Matahari sebagai pusat galaksi.

Terlalu dekat sedikit saja letak bumi ke Matahari, maka semua air yang ada di Bumi akan menguap. Sementara terlalu jauh sedikit saja jarak Bumi ke Matahari, maka Bumi akan membeku.

Bagaimana manusia, terutama para ilmuwan menjawab persoalan ini? Tidak bisa! Tidak sedikit penelitian yang meneliti masalah ini, dan semua hanya meninggalkan tanda tanya.

Keajaiban kedua di Bumi, adalah AIR. Air merupakan elemen yang terbentuk oleh unsur Hidrogen dan Oksigen. Pertanyaannya, Hidrogen dan Oksigen banyak terdapat di luar angkasa dan planet-planet lain, tapi kenapa air hanya ada di bumi?

Jawabnya, syarat agar hydrogen dan oksigen menjadi air secara alami dan tidak membeku atau menguap kembali, adalah hanya memungkinkan di Bumi.

Keajaiban ketiga adalah Inti Bumi. Inti Bumi merupakan mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. Inti Bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C.

Didalam inti bumi yg sangat panas dan cair terdapat zat besi dlm jumlah yg sangat besar. Dengan adanya rotasi bumi, maka inti bumi berperan sebagai kumparan kumparan zat besi cair dan berbareng dengan rotasi bumi, fungsi kumparan itu spt berputar layaknya dinamo motor.

Efek dari kumparan itu adalah munculnya medan magnit yg keluar dari kutub utara dan kutub selatan. Medan magnit inilah yg memprotek bumi dari  “solar wind” dan radiasi elekro magnit yg dikeluarkan oleh matahari.

Tanpa adanya medan magnit yg melindungi bumi maka mahluk di Bumi akan mati terkena radiasi tersebut. Sementara solar wind akan menghisap air sehingga Bumi akan kering seperti planet lain.

Inti Bumi yang luar biasa panas ini dilindungi dengan lapisan besi dan nikel dengan tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. Setelah itu, baru disepurnakan dengan berbagai lapisan kerak, tanah dan batuan.

Bulan dan Waktu

Satu yang ajaib adalah waktu. Waktu di Bumi merupakan perhitungan tepat berdasar rotasi Bumi, yaitu 24 jam dalam sehari.

Dalam hubungan dengan waktu maka ukuran Bumi menentukan. Jika ukuran kurang pas, sedikit lebih kecil atau sedikit lebih besar, maka sehari di bumi tidak akan 24 jam.

Sementara Bulan, bukan sekedar penghias Bumi tanpa makna. Perhitungan awal sejarah terbentuknya Bumi, jika tidak ada bulan, maka rotasi akan belangsung selama 6 jam saja. Ini berarti, 1 hari adalah 6 jam. Rotasi bumi terlalu cepat, ini bisa merusakkan isi Bumi dan makhluk yang hidup di dalamnya.

Fungsi Bulan disini, adalah mengerem bumi. Fakta yang ada, gravitasi Bulan mempengaruhi rotasi Bumi, dan rotasi Bulan sendiri juga terpengaruh gravitasi Bumi. Point penting disini, kekuatan gravitasi Bumi dan Bulan, harus pas.

Jadi gravitasi Bulan ini menjadi rem bagi rotasi Bumi, agar tidak terlalu cepat, agar mencapai angka pas 24 jam tersebut, yaitu kecepatan yang tidak merusakkan isi Bumi.

Efek dari gravitasi Bulan adalah adanya pasang surut di laut yang menjadi berkah bagi mahluknya.

Tata Surya, Pelindung Bumi dan Makhluknya.

Letak Bumi di tata surya ini juga dilindungi oleh tata surya itu sendiri. Perlindungan ini dijalankan dengan sistematis oleh tata surya.

Bandingkan ukuran Bumi dengan alam semesta, maka akan terlihat ukuran Bumi sangat kecil.

Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam (Venus, Merkurius, Bumi, Mars), sabuk asteroid, empat planet bagian luar (Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus), dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper. Pluto sudah digolongkan sebagai planet kerdil, dimana lintasan orbitnya tidak sama dengan Bumi dan planet-planet lain.

Planet-planet Bodyguard

Saya fokus dulu kepada planet – planet diluar sabuk asteroid. Empat planet luar tersebut, semuanya memiliki cincin, meski yang paling dominan dan bisa terlihat dari Bumi hanya cincin Saturnus.

Apa fungsi dari planet-planet bercincin tersebut bagi Bumi dan kehidupannya? Tidak lain adalah menjadi pelindung bagi Bumi dari benda-benda angkasa. Mereka dikenal sebagai bodyguard planet Bumi.

Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus, merupakan planet-planet raksasa dengan gravitasi yang juga luar biasa.

Ukuran yang besar, gravitasi yang besar ini akan menarik benda-benda yang berusaha masuk ke tata surya.

Bukti dari perlindungan ini adalah seringnya terdeteksi benda-benda angkasa yang menabrak planet-planet besar tersebut. Paling sering terdeteksi adalah tabrakan pada planet Yupiter yang paling dekat dengan Bumi.

Sisa-sisa tabrakan benda angkasa banyak dibuktikan oleh satelit luar angkasa Cassini di Saturnus, sementara di Yupiter di abadikan oleh satelit Galileo. Untuk Saturnus, bahkan dibuktikan, tidak ada satu benda angkasa yang mampu mendekati cincinya tanpa mengalami kehancuran.

Salah satu tabrakan terhebat adalah pada tahun 1994, dimana komet Shoemaker-Levy menabrak Jupiter di bulan Juli 1994. Bukti-bukti lain yang terjadi setiap tahun dapat dilihat pada situs Nasa (English).

Sabuk Asteroid dan Sabuk Kuiper

Sabuk Asteroid merupakan kumpulan benda-benda angkasa yang terdiri dari berbagai bentuk dan tipe. Yang paling besar adalah planet Ceres dengan diameter kurang lebih 1000 km, sementara yang terkecil hingga sebesar partikel debu.

Fungsi asteroid ini adalah menyaring benda-benda yang lepas dari saringan empat planet besar, seperti pecahan hasil tabrakan misalnya. Benda-benda asteroid ini masing-masing mempunyai gravitasi yang akan menarik benda-benda kecil dan berhenti di sabuk tersebut dan bergabung dengan mereka. Sedang sabuk Kuiper sendiri merupakan kumpulan benda-benda angkasa yang terletak di luar planet Neptunus yang mirip dengan Asteroid Belt tadi.

Penutup

Kenapa Bumi diciptakan sedemikan sempurna dan dilindungi dengan begitu baik? Tentu saja ini merupakan rahasia alam semesta dan merupakan rahasia Tuhan. Kita sebagai manusia hanya mampu mengucapkan ucapan nama Tuhan sebagai tanda takluk atas kebesaran-Nya.

Fakta-fata yang ada disini, adalah hasil penelitian para ahli astronomi, dengan peralatan canggih, dan dibuktikan dengan kunjungan satelit ke beberapa obyek luar angkasa tersebut.

Perdebatan mengenai keajaiban di luar angkasa masih berlanjut. Keyakinan saya menuntut, “ada sesuatu, tangan yang terlihat yang mengatur semuanya”. Ingatlah bahwa Tuhan tidak memberi kita ilmu melainkan sedikit. Wassalam.


Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Recently on RM. Styx Marto Mihardjo...

World Hello vStyX

Posted on May 4, 2008. Filed under: Uncategorized |

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.